Supplier Kawat Bronjong Pabrikasi: Gabion, PVC, Per Meter (Harga 2018)!

Deskripsi singkat kawat bronjong, jenisnya, & manfaat.

Kawat Bronjong adalah susunan anyaman kawat baja atau galvanis dengan konfigurasi tertentu.  Bentuknya kotak dengan lubang segi enam yang berguna sebagai pengikat atau perkuat memperkuat dari tumpukan batu.

Jenis Kawat Bronjong :

Bronjong terbuat dari 2 bahan , yaitu : kawat galvanis (Gabion) dan kawat pvc.

Kawat galvanis adalah kawat yang dilapisi bahan anti karat yang menyerupai krom sehinga kawat galvanis mempuyai kekuatan dan tahan terhadap karat.

Kegunaan kawat galvanis sebagai bahan baku pembuatan bronjong atau gabion, bahan baku kawat harmoni, kawat pager duri.

Kawat pvc adalah kawat galvanis yang dilapisi dengan bahan karet semi plastik pada bagian luar hampi mirip seperti kabel listrik dan memilki warna lapisan yang berpariasi.

 Kawat pvc itu sediri lebih unggul dalah hal kekuatan lapisan dari kawat galvanis karena memiliki 2 lapisan yang mampu menahan tingkat keasaman yang sangat tinggi, seperti air laut.

Kawat pvc berfungsi sebagai lapisan tambahan pada kawat galvanis untuk di aplikasikan pada medan yang lebih extreme kadar keasaaman-nya.
Kegunaan nya sebagai bahan baku pembuatan bronjong atau gabion di laut.

Spesifikasi Kawat Bronjong :

          Bronjong harus terbuat dari bahan baja karbon rendah berlapis galvanis tebal, minimum untuk kawat anyaman harus 0, 26 kg/ m2, untuk kawat tulangan tepi harus 0, 275 kg/ m2, untuk kawat pengikat harus 0, 24 kg/ m2, yang memenuhi BS 1052/ 80 dan BS 443/ 82. Sementara itu, kawat juga harus dianyam agar kekuatannya saling tertopang. Anyaman harus merata berbentuk segi enam yang teranyam dengan tiga lilitan dengan bukaan lubang kira-kira 80 mm x 110 mm ( toleransi ± 10% ) , dengan kuat tarik anyaman sebesar 42 – 50 kN/ m. Keliling tepi dari anyaman kawat harus diikat pada kerangka bronjong sehingga sambungan-sambungan yang diikatkan pada kerangka harus sama kuatnya seperti pada badan anyaman.

          Pabrik terbesar di Asia yang memproduksi kawat bronjong Gabion berkualitas Standar Nasional Indonesia ( SNI 03-0900-1999 ) dan kawat bronjong PVC ( SNI 03-3046-1992 ) dan Standar Internasional, bahan baku terbuat dari kawat Galvanis baja ringan dengan 41-53 dengan kekuatan /mm2 kgf yang mengacu pada Standar Nasional Indonesia ( SNI 03-6154-1999 ) dan British Standar ( BS 1052-1080 dan BS 443 ), selain itu jaminan kualitas produk kami mengikuti Standar Dunia melalui tubuh sertifikat ISO 9001 : 2008.

Fungsi Kawat Bronjong :

1.  Memperkuat tebing yang miring agar stabil.
2.  Mencegah erosi dan tanah longsor.
3.  Melindungi dari abrasi dan sebagai pemecah gelombang ringan.
4.  Membangun konstruksi penahan tanah.
5.  Sebagai pelindung pilar jembatan dari gerusan aliran air, dll.

Harga, Ukuran Kawat Bronjong

NO UKURAN RAM DIAMETER HARGA
1. 2 x 1 x 0,5 m 8 x 10 2,7 Rp 315.000
2. 2 x 1 x 0,5 m 15 x 17 2,7 Rp 230.000
3. 2 x 1 x 0,5 m 15 x 17 3,4 Rp 280.000
4. 2 x 1 x 0,5 m 17 x 19 2,7 Rp 225.000
5. 2 x 1 x 0,5 m 17 x 19 3,4 Rp 255.000
6. 2 x 1 x 0,5 m 25 x 25 2,7 Rp 190.000
7. 2 x 1 x 0,5 m 25 x 25 3,4 Rp 230.000

Wilayah Pengiriman & Kontak Kawat Bronjong Jawa Timur

Batu, Bojonegoro, Gresik, Kediri, Lamongan, Lumajang, Madiun, Magetan, Malang, Mojokerto, Nganjuk, Ngawi, Pacitan, Pasuruan, Probolinggo, Sidoarjo, Surabaya, Tuban.

Kawat Bronjong Surabaya

  • Alamat: Raya BUNGKAL Gg Sumur no. 50c, Sambikerep-Surabaya
  • Informasi Pemesanan?0813 5710 7555 (Rinanti)


Jangkauan Pengiriman Kawat Bronjong Surabaya

  • Batu: Batu, Bumiaji, Junrejo.
  • Bojonegoro: Balen, Baureno, Bojonegoro, Bubulan, Dander, Gayam, Gondang, Kadewan, Kalitidu, Kanor, Kapas, Kasiman, Kedungadem, Kepohbaru, Malo, Margomulyo, Ngambon, Ngasem, Ngraho, Padangan, Purwosari, Sekar, Sugihwaras, Sukosewu, Sumberejo, Tambakrejo, Temayang, Trucuk.
  • Gresik: Balongpanggang, Benjeng, Bungah, Cerme, Driyorejo, Duduk Sampeyan, Dukun, Gresik, Kebomas, Kedamean, Manyar, Menganti, Panceng, Sangkapura, Sidayu, Tambak, Ujung Pangkah, Wringinanom.
  • Kediri: Badas, Banyakan, Gampengrejo, Grogol, Gurah, Kandangan, Kandat, Kayen Kidul, Kepung, Kras, Kunjang, Mojo, Ngadiluwih, Ngancar, Ngasem, Pagu, Papar, Pare, Plemahan, Plosoklaten, Puncu, Purwoasri, Ringinrejo, Semen, Tarokan, Wates.
  • Lamongan: Babat, Bluluk, Brondong, Deket, Glagah, Kalitengah, Karangbinangun, Karanggeneng, Kedungpring, Kembangbahu, Lamongan, Laren, Maduran, Mantup, Modo, Ngimbang, Paciran, Pucuk, Sambeng, Sarirejo, Sekaran, Solokuro, Sugio, Sukodadi, Sukorame, Tikung, Turi.
  • Lumajang: Candipuro, Gucialit, Jatiroto, Kedungjajang, Klakah, Kunir, Lumajang, Padang, Pasirian, Pasrujambe, Pronojiwo, Randuagung, Ranuyoso, Rowokangkung, Senduro, Sukodono, Sumbersuko, Tempeh, Tempursari, Tekung, Yosowilangun.
  • Madiun: Balerejo, Dagangan, Dolopo, Geger, Gemarang, Jiwan, Kare, Kebonsari, Madiun, Mejayan, Pilangkenceng, Saradan, Sawahan, Wonoasri, Wungu.
  • Magetan: Barat, Bendo, Karangrejo, Karas, Kartoharjo, Kawedanan, Lembeyan, Magetan, Maospati, Ngariboyo, Nguntoronadi, Panekan, Parang, Plaosan, Poncol, Sidorejo, Sukomoro.
  • Malang: Klojen, Blimbing, Lowokwaru, Sukun, Kedungkandang.
  • Mojokerto: Mojosari, Bangsal, Pungging, Kutorejo, Mojoanyar, Ngoro, Dlanggu, Puri, Trawas, Sooko, Jatirejo, Gondang, Pacet, Dawarblandong, Gedeg, Trowulan, Jetis, Kemlagi.
  • Nganjuk: Bagor, Baron, Berbek, Gondang, Jatikalen, Kertosono, Lengkong, Loceret, Nganjuk, Ngetos, Ngluyu, Ngronggot, Pace, Patianrowo, Prambon, Rejoso, Sawahan, Sukomoro, Tanjunganom, Wilan, Bringin, Geneng, Gerih, Jogorogo, Karanganyar, Karangjati, Kasreman, Kedunggalar, Kendal, Kwadungan, Mantingan, Ngawi, Ngrambe, Padas, Pangkur, Paron, Pitu, Sine, Walikukun, Widodarengan.
  • Ngawi: Bringin, Geneng, Gerih, Jogorogo, Karanganyar, Karangjati, Kasreman, Kedunggalar, Kendal, Kwadungan, Mantingan, Ngawi, Ngrambe, Padas, Pangkur, Paron, Pitu, Sine, Walikukun, Widodaren
  • Pacitan: Arjosari, Bandar, Donorojo, Kebon Agung, Nawangan, Ngadirojo, Pacitan, Pringkuku.
  • Pasuruan: Bangil, Beji, Gempol, Gondang Wetan, Grati, Kejayan, Kraton, Lekok, Lumbang, Nguling, Pandaan, Pasrepan, Pohjentrek, Prigen, Purwodadi, Purwosari, Puspo, Rejoso, Rembang, Sukorejo, Tosari, Tutur, Winongan, Wonorejo.
  • Probolinggo: Bantaran, Banyuanyar, Besuk, Dringu, Gading, Gending, Kotaanyar, Kraksaan, Krejengan, Krucil, Kuripan, Leces, Lumbang, Maron, Paiton, Pajarakan, Pakuniran, Sukapura, Sumber, Sumberasih, Tegalsiwalan, Tiris, Tongas, Wonomerto.
  • Sidoarjo: Sidoarjo, Balongbendo, Buduran, Candi, Gedangan, Jabon, Krembung, Krian, Prambon, Porong, Sedati, Sukodono, Taman, Tanggulangin, Tarik, Tulangan, Waru, Wonoayu.
  • Surabaya: Asemrowo, Benowo, Bubutan, Bulak, Dukuh Pakis, Gayungan, Genteng, Gubeng, Gunung Anyar, Jambangan, Karangpilang, Kenjeran, Krembangan, Lakarsantri, Mulyorejo, Pabean, Pakal, Rungkut, Sambikerep, Sawahan, Semampir, Simokerto, Sukolilo, Sukomanunggal, Tambaksari, Tandes, Tegalsari, Tenggilis Mejoyo, Wiyung, Wonocolo, Wonokromo.
  • Tuban: Bancar, Bangilan, Grabagan, Jatirogo, Jenu, Kenduruan, Kerek, Merakurak, Montong, Palang, Parengan, Plumpang, Rengel, Semanding, Senori, Singgahan, Soko, Tambakboyo, Tuban, Widang.