Supplier Pagar BRC: Electro Pleating & Hot Dip Galvanized (Harga 2018)!

Deskripsi singkat Pagar BRC, jenisnya, & manfaat

Deskripsi Pagar BRC

              Pagar BRC (British Reinforced Concrete) atau Galvanized Fence adalah Pagar BRC ini merupakan pagar siap pasang yang terbuat dari besi beton U50 yang disusun sejajar dengan jarak 10 cm antar besinya hingga mencapai lebar 240 cm yang selanjutnya dilas dengan besi melintang untuk mengikatnya. Untuk ujung atas dan bawahnya di ditekuk segitiga untuk memperkuat lembaran pagarnya.

Pagar BRC ini mempunyai tinggi dari 60 cm, 90 cm, 120 cm, 150 cm, 175 cm,190 cm dan 240 cm dengan ketebalan besi yang digunakan yaitu 5 mm; 5,5 mm, 6 mm, 7 mm dan 8 mm. Pagar BRC ini terdiri dari panel pagar yang mempunyai lebar maksimal 240 cm dan tiang pagar. Pemasangannya sendiri sangat mudah tinggal memasang panel pagar ke tiang dengan menggunakan U-Clip selanjutnya di sekrup ke tiang. Karena bentuknya yang minimalis, maka Pagar BRC ini banyak digunakan untuk pagar rumah, gedung, kantor, sarana umum, sekolah, dll

Kelebihan Pagar BRC

1.Kuat Dan Aman

Jenis pagar ini terbuat dari baja bertegangan tinggi grader U50 dengan kekuatan 2,5 kali dari kekuatan besi biasa. Jadi pagar ini tidak mudah patah dan sangat kuat. Keberadaan segitiga di bagian bawah dan atas merupakan salah satu ciri khas utama pagar BRC. Pagar tersebut juga memiliki cross wire 25 di aman setiap jarak antar besi adalah 10 cm. Jarak ini tidak sama dengan jenis pagar pada umumnya. Panjang standar pagar BRC adalah 240 cm dengan ketebalan besi beragam mulai dari 6 mm hingga 8 mm

2. Tahan Karat Dalam Berbagai Kondisi Cuaca

Proses finishing pagar BRC dilakukan dengan 2 cara yakni electroplating dan galvanis. Berdasarkan hasil uji coba dan penelitian ketahanan karat, lapisan hotdip galvanis ternyata mempunyai daya tahan yang paling kuat terhadap kemungkinan berkarat. Sifat ketahanan karatnya mulai dari 5 – 10 tahun. Bahkan jika dilakukan pengecatan atau perawatan ulang bisa lebih tahan lama sehingga pagar ini sangat cocok dipasang di daerah seperti pesisir yang korosif, daerah belerang, bandara, dan jalan tol yang sulit untuk melakukan perawatan setiap bulan. Sementara itu untuk lapisan electroplating hanya menawarkan kemampuan tahan karat selama 6 bulan sampai 2 tahun. Selain itu pada bulan keenam sampai 1 tahun biasanya juga sudah mulai terlihat adanya perubahan warna sehingga perlu pengecatan ulang atau perawatan. Tipe pagar BRC electroplating biasanya digunakan untuk pagar yang sifatnya sementara seperti 

3.Harga Terjangkau

Pagar BRC yang menggunakan lapisan electroplating ditawarkan dengan harga yang sangat terjangkau jika dibandingkan dengan pagar BRC Hotdip galvanis. Secara keseluruhan, harga pagar BRC juga lebih mudah dibandingkan jenis pagar lainnya. Selain itu, pagar yang dipasang dengan tiang pipa dapat dibuka lagi hanya dengan menggunakan kunci pas ketika ingin dipindahkan. Setelah itu, pagar tersebut dapat dipasang di lokasi baru

4.Proses Pemasangan Mudah

Pemasangan pagar BRC tergolong sangat mudah dan fleksibel karena menggunakan tiang BRC yang siap pasang lengkap dengan mur, baut, angkur, clamp, dan tutup dop. Pagar tersebut juga dapat dipasang dengan mengkaitkan ke tulang tiang beton yang hendak dicor. Jika tiang beton sudah jadi, Anda hanya perlu menggunakan clamp dan dynabolt ke tiang beton tadi

5. Model Minimalis

Pagar BRC merupakan pagar pengaman yang rapi dan sudah hadir di Indonesia selama 20 tahun lebih. Pagar ini mampu memenuhi selera konsumen yang menginginkan pagar berdesain minimalis. Walaupun modelnya sederhana, namun pagar ini sangat kuat. Apalagi proses pengelasannya juga menggunakan mesin las berkualitas sehingga mendapatkan hasil sambungan yang rapi dan bagus

Manfaat & Kegunaan Pagar BRC

             Berfungsi sebagai pagar pengaman atau pembatas untuk berbagai property seperti:

1. Rumah tinggal/Taman/Perumahan.

2. Pertokoan/Perkantoran

3. Pabrik/Pergudangan

4. Pelabuhan/Depo Kontainer

5. Lapangan Olahraga/Sekolah/Bandara Udara

6. Tower BTS/Berbagai proyek dll.

Cara Pemasangan Pagar BRC

            Pemasangan pagar BRC sangat flexible dan mudah, yaitu dapat menggunakan tiang BRC yang sudah siap dipasang (lengkap dengan topi, baut, u-clip, dan angkur), dikaitkan ke tulangan tiang beton yang akan dicor, atau didinabolt ke tiang beton yang sudah jadi.

Daftar Harga Pagar BRC

                 Berikut adalah daftar harga terbaru Pagar BRC, harga bisa berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan. Untuk mengetahui harga terbaru anda bisa menghubungi kami. Harga setiap produk Pagar BRC berbeda tergantung ukuran, ketebalan, kualitas, dlsb.

Jenis Jenis Pagar BRC

Pagar BRC Hot Dip Galvanized

pagar brc

Deskripsi

Hot Dip atau dalam bahasa proyek biasa disebut/disingkat HD adalah proses pencelupan pagar kedalam bak dengan berisi galvanis panas yang memiliki temperatur 465°C. Dengan cara ini, lapisan galvanis yang menempel pada pagar akan menjadi tebal.

Keuntungan menggunakan cara Hot Dip adalah ketahan korosinya yang menjadi sangat tinggi, yaitu sekitar 8-10 tahun. Hal itu dikarenakan ketebalannya tadi, tetapi ketebalannya itu tidak bisa diatur secara merata, sehingga permukaan pagar terlihat/terasa cenderung kasar. Masalah biaya, jelas menjadi lebih mahal karena ketebalannya yang menggunakan galbani menjadi lebih banyak.

Keuntungan Menggunakan Pagar BRC  Hot Dip Galvanized

  • Memiliki struktur yang lebih kuat dan ‘alot’.
  • Dapat bertahan lebih lama karena terdapat lapisan galvanis. Secara umum pagar galvanis ini mampu bertahan hingga 10 tahun dari korosif untuk yang mempunyai lapisan hotdip, untuk yang mempunyai lapisan elektroplating umumnya bisa bertahan 1-2 tahun dari karat.
  • Bersifat fleksibel, dapat dipindah tempatkan dengan mudah.
  • Cara pemasangannya sangat mudah dan simple
  • Sangat ekonomis, dan bebas perawatan karena memiliki lapisan galvanis.

Spesifikasi 

Tinggi
(Cm) 
Lebar
(Cm) 
Diameter Kawat
(Mm) 
60 240 5
60 240 5,5
90 240 4
90 240 5
90 240 5,5
90 240 6
90 240 7
90 240 8
120 240 5
120 240 5,5
120 240 6
120 240 7
120 240 8
150 240 6
150 240 7
150 240 8
175 240 6
175 240 7
175 240 8
190 240 6
190 240 7
190 240 8
240 240 6
240 240 7
240 240 8

Pagar BRC Electro Pleating

Deskripsi

               Electro Plating atau dalam bahasa proyek biasa disebut/disingkat EP adalah proses yang menggunakan elektrokimia, dimana cara itu akan membawa partikel-partikel dari zinc oleh arus listrik dan akan menempel pada Pagar BRC. Cara ini membuat lapisan galbani yang ada/menempel pada pagar menjadi tipis.

                Karena itu ketahanan terhadap korosinya menjadi rendah, yaitu sekitar 2 tahun. Namun, pagar ini menjadi lebih halus, karena melalui proses electroplating, Zinc akan menempel secara merata ke seluruh permukaan pagar. Selain itu, Zinc yang ditempelkan jumlahnya sesedikit mungkin hanya untuk melapisi saja, sehingga harganya pun menjadi lebih murah dibanding HD.

Keuntungan Menggunakan Pagar BRC  Electro Pleating

  • Memiliki struktur yang lebih kuat dan ‘alot’.
  • Dapat bertahan lebih lama karena terdapat lapisan galvanis. Secara umum pagar galvanis ini mampu bertahan hingga 10 tahun dari korosif untuk yang mempunyai lapisan hotdip, untuk yang mempunyai lapisan elektroplating umumnya bisa bertahan 1-2 tahun dari karat.
  • Bersifat fleksibel, dapat dipindah tempatkan dengan mudah.
  • Cara pemasangannya sangat mudah dan simple

Spesifikasi

Tinggi
(Cm) 
Lebar
(Cm) 
Diameter Kawat
(Mm) 
60 240 5
60 240 5,5
90 240 4
90 240 5
90 240 5,5
90 240 6
90 240 7
90 240 8
120 240 5
120 240 5,5
120 240 6
120 240 7
120 240 8
150 240 6
150 240 7
150 240 8
175 240 6
175 240 7
175 240 8
190 240 6
190 240 7
190 240 8
240 240 6
240 240 7
240 240 8

Wilayah Pengiriman & Kontak Pagar BRC Jawa Timur

Batu, Bojonegoro, Gresik, Kediri, Lamongan, Lumajang, Madiun, Magetan, Malang, Mojokerto, Nganjuk, Ngawi, Pacitan, Pasuruan, Probolinggo, Sidoarjo, Surabaya, Tuban

Pagar BRC Surabaya

  • Alamat: Raya BUNGKAL Gg Sumur no. 50c, Sambikerep-Surabaya
  • Informasi Pemesanan?0813 5710 7555 (Rinanti)


Jangkauan Pengiriman Pagar BRC Surabaya

  • Batu: Batu, Bumiaji, Junrejo
  • Bojonegoro: Balen, Baureno, Bojonegoro, Bubulan, Dander, Gayam, Gondang, Kadewan, Kalitidu, Kanor, Kapas, Kasiman, Kedungadem, Kepohbaru, Malo, Margomulyo, Ngambon, Ngasem, Ngraho, Padangan, Purwosari, Sekar, Sugihwaras, Sukosewu, Sumberejo, Tambakrejo, Temayang, Trucuk
  • Gresik: Balongpanggang, Benjeng, Bungah, Cerme, Driyorejo, Duduk Sampeyan, Dukun, Gresik, Kebomas, Kedamean, Manyar, Menganti, Panceng, Sangkapura, Sidayu, Tambak, Ujung Pangkah, Wringinanom
  • Kediri: Badas, Banyakan, Gampengrejo, Grogol, Gurah, Kandangan, Kandat, Kayen Kidul, Kepung, Kras, Kunjang, Mojo, Ngadiluwih, Ngancar, Ngasem, Pagu, Papar, Pare, Plemahan, Plosoklaten, Puncu, Purwoasri, Ringinrejo, Semen, Tarokan, Wates
  • Lamongan: Babat, Bluluk, Brondong, Deket, Glagah, Kalitengah, Karangbinangun, Karanggeneng, Kedungpring, Kembangbahu, Lamongan, Laren, Maduran, Mantup, Modo, Ngimbang, Paciran, Pucuk, Sambeng, Sarirejo, Sekaran, Solokuro, Sugio, Sukodadi, Sukorame, Tikung, Turi
  • Lumajang: Candipuro, Gucialit, Jatiroto, Kedungjajang, Klakah, Kunir, Lumajang, Padang, Pasirian, Pasrujambe, Pronojiwo, Randuagung, Ranuyoso, Rowokangkung, Senduro, Sukodono, Sumbersuko, Tempeh, Tempursari, Tekung, Yosowilangun
  • Madiun: Balerejo, Dagangan, Dolopo, Geger, Gemarang, Jiwan, Kare, Kebonsari, Madiun, Mejayan, Pilangkenceng, Saradan, Sawahan, Wonoasri, Wungu
  • Magetan: Barat, Bendo, Karangrejo, Karas, Kartoharjo, Kawedanan, Lembeyan, Magetan, Maospati, Ngariboyo, Nguntoronadi, Panekan, Parang, Plaosan, Poncol, Sidorejo, Sukomoro,
  • Malang: Klojen, Blimbing, Lowokwaru, Sukun, Kedungkandang
  • Mojokerto: Mojosari, Bangsal, Pungging, Kutorejo, Mojoanyar, Ngoro, Dlanggu, Puri, Trawas, Sooko, Jatirejo, Gondang, Pacet, Dawarblandong, Gedeg, Trowulan, Jetis, Kemlagi
  • Nganjuk: Bagor, Baron, Berbek, Gondang, Jatikalen, Kertosono, Lengkong, Loceret, Nganjuk, Ngetos, Ngluyu, Ngronggot, Pace, Patianrowo, Prambon, Rejoso, Sawahan, Sukomoro, Tanjunganom, Wilan, Bringin, Geneng, Gerih, Jogorogo, Karanganyar, Karangjati, Kasreman, Kedunggalar, Kendal, Kwadungan, Mantingan, Ngawi, Ngrambe, Padas, Pangkur, Paron, Pitu, Sine, Walikukun, Widodarengan
  • Ngawi: Bringin, Geneng, Gerih, Jogorogo, Karanganyar, Karangjati, Kasreman, Kedunggalar, Kendal, Kwadungan, Mantingan, Ngawi, Ngrambe, Padas, Pangkur, Paron, Pitu, Sine, Walikukun, Widodaren
  • Pacitan: Arjosari, Bandar, Donorojo, Kebon Agung, Nawangan, Ngadirojo, Pacitan, Pringkuku
  • Pasuruan: Bangil, Beji, Gempol, Gondang Wetan, Grati, Kejayan, Kraton, Lekok, Lumbang, Nguling, Pandaan, Pasrepan, Pohjentrek, Prigen, Purwodadi, Purwosari, Puspo, Rejoso, Rembang, Sukorejo, Tosari, Tutur, Winongan, Wonorejo
  • Probolinggo: Bantaran, Banyuanyar, Besuk, Dringu, Gading, Gending, Kotaanyar, Kraksaan, Krejengan, Krucil, Kuripan, Leces, Lumbang, Maron, Paiton, Pajarakan, Pakuniran, Sukapura, Sumber, Sumberasih, Tegalsiwalan, Tiris, Tongas, Wonomerto
  • Sidoarjo: Sidoarjo, Balongbendo, Buduran, Candi, Gedangan, Jabon, Krembung, Krian, Prambon, Porong, Sedati, Sukodono, Taman, Tanggulangin, Tarik, Tulangan, Waru, Wonoayu
  • Surabaya: Asemrowo, Benowo, Bubutan, Bulak, Dukuh Pakis, Gayungan, Genteng, Gubeng, Gunung Anyar, Jambangan, Karangpilang, Kenjeran, Krembangan, Lakarsantri, Mulyorejo, Pabean, Pakal, Rungkut, Sambikerep, Sawahan, Semampir, Simokerto, Sukolilo, Sukomanunggal, Tambaksari, Tandes, Tegalsari, Tenggilis Mejoyo, Wiyung, Wonocolo, Wonokromo
  • Tuban: Bancar, Bangilan, Grabagan, Jatirogo, Jenu, Kenduruan, Kerek, Merakurak, Montong, Palang, Parengan, Plumpang, Rengel, Semanding, Senori, Singgahan, Soko, Tambakboyo, Tuban, Widang